Pages

0

ISTIQOMAH

Yaaa… JODOH.. Hanya Allah yang memiliki hak untuk mengetahui rahasia besar itu.
Bagi kita, mungkin dia, mungkin kamu, atau mungkin orang yang belum pernah kita temui hingga saat ini adalah jodoh kita. Huallahualam. Iri melihat teman yang begitu bahagia dengan pasangan mereka? Tentu saja. Manusiawi bukan? Hanya saja sikap tersebut menjadi tidak manusiawi ketika dibarengi dengan ambisi yang terlalu kuat untuk menyamai posisi dengan mereka.
Aku.. seorang akhwat yang masih jauh dari kata solehah yang menjadi impian para ikhwan soleh. Begitu banyak salah, dosa dan khilaf yang aku lakukan dan mengotori sedikit demi sedikit kesucian hati yang telah diberikan olehNya. Betapa hinanya aku dihadapan Sang Pencipta. Allah, ampuni segala dosa dan khilafku.
Cukup, ukh! Kamu itu bisa istiqomah. Kamu dilahirkan dari keluarga yang begitu taat dengan Sang Pencipta. Biarkanlah jutaan godaan itu menghampirimu. Tetaplah jalan di bumi Allah dengan segala ketaatan yang kamu miliki.

Mereka yang menyakitimu, yang menggodamu adalah cobaan sekaligus teguran dari Allah atas segala yang kamu perbuat. Mereka tidak salah. Hanya kamu yang masih goyah dari ke-istiqomah-an mu. Mulailah berubah. Mulailah menapaki anak tangga kehidupan yang lebih baik.Allah Maha Penolong. Ia  pasti akan menolong hambaNya yang mengalami kesulitan. Karena dibalik kesulitan pasti ada kemudahan.
0

Some Memories Never Fade


Hey kamuu.. Yaa kamu yang ada disana.. Kamu yang namanya selalu terperangkap dalam pikiranku. Sudah lama ya kita tak bersua? Bagaimana kabarmu disana? Sudahkah bahagia tanpa diriku? Sudahkah menemukan kebahagiaan yang lain dengan pujaan hatimu?

Tak pernah terdengar kabarmu tentangmu, entah ada angin apa, hari ini kamu datang, menghadirkan segelintir kenangan yang dulu sempat terukir indah oleh kisah kita. Menyedihkan. Karena apa? Karena kamu hadir dengan segelintir kenangan itu sembari menorehkan sejuta luka dihatiku. Namun tenanglaah… Aku tak pernah merasa perlu untuk balas dendam. Aku hanya perlu mendoakanmu untuk bisa menjalani kehidupan yang lebih baik setelah tak bersamaku.

Terlalu banyak harapan yang kau lontarkan hanya untuk sekedar menghiburku. Sayangnyaa.. aku sudah sangat mengerti bagaimana kamu. Karena kita bukan anak umur 5 tahun yang baru saling mengenal.

Jika kamu datang disaat kamu membutuhkanku, insyaallah, aku dengan segala keterbatasanku akan ada untukmu, tanpa meminta sebaliknya. Aku juga tau kamu terlalu cinta dengan duniamu. Sehingga tak sepantasnya aku mengharapkan sedikit waktumu untukku.


Untukmu yang telah bahagia disana…. Semoga Allah selalu bersamamu, melindungimu, menjagamu, hingga kau temukan seseorang yang dapat menjagamu dan membuatmu kuat untuk menerjang level kehidupan selanjutnya J
0

ALLAH is my only HOPE


Masih percaya dengan harapan yang diberikan oleh makhluk-makhluk Allah?
Sebaiknya tidak... Karena apa? tidak sedikit manusia yang memberikan harapan, namun tanpa sadar justru menyakitkan saudaranya yang lain.
Tentu saja kita tidak mau terus menerus kecewa dengan harapan-harapan itu kan? ALLAH! satu-satunya yang tidak pernah memberikan harapan kosong apalagi harapan palsu. Dia hanya menguji kesabaran kita untuk menantikan realisasi harapan yang telah Dia berikan.

"ALLAH is my only HOPE"
Tanamkan dalam hati. Berdoa untuk selalu istiqomah.
0

COME ON GIRL!


Air mata ini terlalu berharga hanya untuk mengikuti emosiku. Aku wanita kuat. Aku bukanlah wanita cengeng dan rapuh. Sadarlah bahwa aku adalah anak pertama yang sangat diandalkan oleh kedua orangtuaku.
Ini bukan saatnya untuk bersembunyi di belakang orangtua. Inilah saatnya aku maju ke depan menggantikan kedua orangtuaku sekedar untuk menggantikan mereka yang telah sekian lama menuntunku di depan. Setiap masalah yang datang bukanlah untuk ditangisi. Tapi untuk dihadapi tanpa mengeluh pada orangtua. COME ON GIRL!!!! Aku bisa menghadapi ini semua. AKu pasti bisa. Allah itu tak pernah memberikan cobaan diuar kemampuan kita. 
Back to Top