Pages

Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
0

CINTA

malam terasa begitu sunyi
namun tidak dengan pikiranku
pikiranku terasa begitu ramai
dengan adanya bayangan tentangmu

ramai akan canda tawa
yang pernah kita lakukan
kenangan indah
yang tak akan pernah bisa ku lupakan

ya Allah Sang Pemilik rasa ini
jagalah hati ini hanya untukMu
jangan biarkan seorangpun
yang mampu melewati benteng hati ini

ya Allah Sang Pemberi rasa ini
berikanlah rasa ini hanya untuk pemilikNya
jangan biarkan seorangpun mengambilnya
dan jangan biarkan aku memberikannya

hanya untaian doa kecil
yang dapat kusampaikan padaMu
ya Rabb Sang Pemilik dan Pemberi rasa CINTA ini
0

Ketika..

Ketika emosi yang amat tak terkendali datang menghampiri
hanya sekedar untuk menggoyahkan iman..
Hanya air wudhu lah
yang dapat menyejukkan hati yang sedang membara

Ketika keyakinan memudar
Percayalah..
ada Allah yang selalu siap meyakinkan kembali

Ketika hati diselimuti perasaan yang tak menentu
hanya dengan satu kata untuk mengobatinya
Berdzikirlah..
InsyaAllah hati akan menjadi lebih tenang dari sebelumnya..

Ketika sakit yang sangat mendalam
seakan menggerogoti tubuh
maka istighfar lah..
dan ingatlah dengan sakit yang dirasa
dan dengan kesabaran yang tetap terjaga
Allah akan melunturkan dosa yang telah diperbuat..


0

bayangan itu

dikala sejuknya udara pagi
kau menari nari tanpa lelah
memenuhi fikiranku yang masih fresh

dikala matahari memancarkan sinarnya
namamu menyelinap lewat secarik pesan singkat
ke dalam handphoneku yang tenang

dan..

ditengah keheningan malam
kau datang tanpa permisi
kedalam mimpi indahku

mengapa? mengapa? dan mengapa?
kau selalu datang kepadaku
pagi, siang, hingga malam

namamu, bayanganmu, bahkan suaramu
selalu terngiang di dalam fikiranku yang tentram

0

puisi for my beloved mom (special mom's day)

ibuu..

dalam kegelapan malam kau terbangun dari mimpi indahmu

hanya untuk mengambil air wudhu dan berdoa untuk anak anakmu

namun apa balasan anak anakmu kepadamu

mereka tak pernah menghargaimu dan kasar kepadamu


ibuu..

ditengah kemilai cahaya sang mentari kau bergegas ke dapur

hanya untuk memasak makan siang untuk anak anakmu

namun apa balasan mereka terhadapmu

mereka makan diluar bersama teman teman mereka


ibuu..

betapa besar pengorbanan yang kau lakukan untuk anak anakmu

kau tak pernah menghiraukan ketidakpedulian mereka kepadamu

kau tetap memberikan mereka kasih sayang yang tak terhingga


ibuu..

betapa berdosanya anak anakmu ini

yang tak pernah menghargaimu selama ini

maafkan anak anakmu ini

yang tak pernah menghiraukan kasih sayang dan pengorbanan yang telah kau berikan





Back to Top